Sejarah Laboratorium Tanah dan pemetaan
Laboratorium Tanah dan Pemetaan Universitas Papua (UNIPA) merupakan salah satu fasilitas tertua di Manokwari dengan rekam jejak sebagai berikut:
- Era Kolonial (1960): Bermula dari Agrarische Proefstation (Lembaga Penelitian Pertanian) milik Belanda yang menjadi pusat rujukan penelitian tanah di seluruh Papua.
- Integrasi ke Universitas (1964): Diserahkan ke Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Cendrawasih (saat ini UNIPA).
- Pengembangan & Pengelolaan (2001/2002): Unipa membangun laboratorium baru untuk pendidikan. Keduanya (lab lama dan baru) dikelola oleh Jurusan Tanah di bawah Fapertek.
- Dinamika Organisasi (2008–2017): * 2008: Terjadi merger program studi menjadi Agroteknologi.
- 2015: Pemisahan fakultas (Faperta dan Fateta).
- 2017: Program Studi Ilmu Tanah resmi dibuka kembali, dan laboratorium bernaung di bawah Jurusan Tanah dan Sumberdaya Lahan.
- Status Saat Ini (2024–Sekarang): Berdasarkan perubahan struktur organisasi terbaru, Laboratorium Tanah dan Pemetaan kini berkedudukan langsung di bawah naungan Fakultas Pertanian, tidak lagi di bawah jurusan.